Home » Dua Orang Terluka Terkena Peluru Nyasar di UNP

Dua Orang Terluka Terkena Peluru Nyasar di UNP

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Suasana ceria selebrasi usai seminar proposal (sempro) di kampus Universitas Negeri Padang (UNP) berubah mencekam. Dua orang dilaporkan terluka diduga akibat terkena peluru nyasar, di kawasan halaman depan Gedung Rektorat UNP, Selasa sore (2/6) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian naas ini berlangsung secara tiba-tiba saat sejumlah mahasiswa tengah asyik berswafoto guna merayakan momentum usai ujian seminar proposal (sempro).

Kedua korban yang terkena peluru nyasar diketahui berinisial GG (23 tahun) dan seorang mahasiswi berinisial NW (22 tahun).

Berdasarkan keterangan seorang saksi mata di lokasi kejadian berinisial I, petaka itu diawali oleh terdengarnya satu kali bunyi ledakan keras. Tak lama setelah suara dentuman tersebut, dua orang korban yang posisinya saling berdekatan langsung tergeletak. Korban GG mengalami luka di bagian lengan, sementara korban NW menderita luka di bagian paha.

“Saya mendengar ada bunyi ledakan. Tidak lama kemudian, seorang laki-laki tiba-tiba tergeletak di trotoar. Setelah diperiksa, terdapat luka di bagian tangannya. Di waktu yang hampir bersamaan, ada seorang mahasiswi yang juga terluka di bagian paha,” tutur I, dikutip dari laman Ganto.co.

Ia menambahkan, korban laki-laki tersebut diduga merupakan salah seorang pemain klub sepak bola Semen Padang FC yang sengaja datang ke kampus untuk menghadiri selebrasi sempro kekasihnya. Namun, informasi mendetail mengenai identitas kepastian korban tersebut masih menunggu konfirmasi lanjutan dari pihak berwenang.

Sesaat setelah insiden penembakan misterius itu, sejumlah petugas keamanan (satpam) kampus langsung bergerak cepat mengamankan TKP dan meminta mahasiswa yang berkerumun di sekitar area depan rektorat untuk segera membubarkan diri demi menghindari adanya potensi kejadian susulan. Selang beberapa menit, mobil ambulans dari klinik kampus tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Hermina Padang guna mendapatkan penanganan medis darurat.

Sekretaris UNP, Erianjoni membenbarkan adanya insiden berdarah itu. Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

“Memang ada kejadian itu, (korban) sudah dibawa ke Rumah Sakit Hermina. Ada dua orang, mahasiswa dan keluarga dari mahasiswa,” ujar Erianjoni, Selasa malam (2/6).

Sementara itu, Rektor UNP Krismadinata belum mau memberikan keterangan secara rinci terkait kronologi kejadian.

“Nanti ya,” ucapnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai asal-usul tembakan.

Sebagai catatan, kejadian peluru nyasar di lingkungan rektorat UNP bukan kali pertama terjadi. Pada Februari 2020 lalu, sebuah proyektil peluru berukuran 5,56 mm juga pernah menyasar hingga menembus kaca ruangan LP2M yang berada di lantai tiga gedung Rektorat UNP. (gtc/*)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?