Home » Sensus Pertanian, Mardison Minta Petugas Teliti Kumpulkan Data

Sensus Pertanian, Mardison Minta Petugas Teliti Kumpulkan Data

Redaksi
A+A-
Reset

PARIAMAN, KP – Sebanyak 69 petugas Sensus Pertanian (ST) Kota Pariaman telah dilepas untuk mengumpulkan data pertanian yang akurat. Pelepasan petugas dilakukan setelah upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2023 di Balaikota Pariaman.

Para petugas ST Pertanian terdiri dari 55 petugas pendata (mitra statistik), 12 pemeriksa lapangan sensus (organik BPS Kota Pariaman), dan 2 koordinator sensus kecamatan (organik BPS Kota Pariaman). Mereka akan melakukan pendataan di 4 kecamatan dan 71 desa/kelurahan yang ada di Kota Pariaman.

Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin, mengungkapkan bahwa Sensus Pertanian memiliki peran penting dalam kehidupan banyak orang. Oleh karena itu, data yang akurat sangat diperlukan agar kebijakan yang diambil dapat memiliki akurasi yang baik. Mardison berharap pelaksanaan ST 2023 dapat memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi pertanian di Indonesia, khususnya di Kota Pariaman.

Mardison juga meminta para petugas sensus pertanian agar teliti dan cermat dalam mengambil data. Data yang dikumpulkan akan diolah dan dibandingkan dengan data lainnya, sehingga penting bagi petugas untuk menghindari pengambilan data yang asal-asalan.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman, Yaliandri, menjelaskan bahwa Sensus Pertanian 2023 merupakan sensus ketujuh yang diselenggarakan oleh BPS. Tujuh subsektor yang akan dicacah dalam sensus ini meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan, dan jasa pertanian.

Sensus Pertanian 2023 akan mencakup unit usaha pertanian seperti Usaha Pertanian Perorangan (UTP), Usaha Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan Usaha Pertanian Lainnya (UTL). Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023, dengan petugas sensus langsung berinteraksi dengan masyarakat untuk mengumpulkan data sevalid mungkin.

Pemerintah Kota Pariaman berharap bahwa data yang dikumpulkan melalui Sensus Pertanian dapat membantu pemerintah dalam bekerja lebih optimal. Dengan memiliki data yang akurat, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kebijakan dan mendukung kedaulatan pangan serta kesejahteraan petan

Sementara itu, Kepala BPS Kota Pariaman, Yaliandri menuturkan, tahun ini, BPS menyelenggarakan Sensus Pertanian 2023, dan merupakan sensus ketujuh, dengan tagline “Mencatat Pertanian Indonesia untuk kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani”.

“69 petugas yang akan ditempatkan di lapangan sebagai pencacah, pendamping, dan koordinator, dimana selanjutnya ada tujuh subsektor yang akan dicacah, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan, dan jasa pertanian,” terangnya.

Ia menambahkan, petugas akan terjun langsung ke masyarakat, untuk mengumpulkan data se valid mungkin. “Semoga dari data yang dikumpulkan, bisa membantu Pemerintah untuk bekerja lebih optimal,” tutupnya. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?