SOLOK, KP – Pemerintah Kabupaten Solok melepas keberangkatan 61 peserta didik Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya Tahun Ajaran 2026/2027. Acara pelepasan dipimpin langsung Bupati Solok Jon Firman Pandu, di Ruang Pertemuan Perpustakaan Daerah Kabupaten Solok, Rabu (29/7).
Para siswa terpilih tersebut merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang telah lolos verifikasi dan validasi lapangan secara ketat. Tim gabungan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta pendamping PKH mendatangi langsung rumah 182 calon pendaftar sebelum menetapkan peserta prioritas.
Sistem Sekolah Rakyat menerapkan pendidikan berbasis asrama yang menggabungkan pembelajaran akademik, kedisiplinan, kemandirian, dan pembinaan karakter keagamaan. Skema ini disiapkan untuk mencetak SDM unggul sekaligus memutus mata rantai kemiskinan daerah.
“Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan seleksi secara terpadu bersama Dinas Pendidikan, pendamping PKH, serta instansi terkait,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Desmalia Ramadanur.
Dalam arahannya kepada para orang tua, Bupati Jon Firman Pandu mengajak agar melepas anak-anak dengan penuh keikhlasan dan kepercayaan kepada pemerintah serta para tenaga pendidik yang akan membimbing mereka.
“Bapak Ibu jangan bersedih. Lepaskan anak-anak kita dengan semangat, dengan senyum, dan percayakan kepada pemerintah serta guru-guru kita,” pesannya.
Kepada para peserta didik, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh.
“Anak-anak, rajinlah belajar, rajin beribadah, dan tunjukkan bahwa kalian mampu meraih prestasi,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui revitalisasi sekolah, penyediaan sarana dan prasarana belajar, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat. Ia turut mengajak masyarakat untuk mendukung program pembangunan dan bijak dalam menyaring informasi di media sosial demi menjaga persatuan.
Pada kesempatan itu, Bupati Solok secara simbolis melepas keberangkatan 61 peserta didik SRMP 5 Solok menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya, disaksikan oleh orang tua, guru, dan seluruh tamu undangan.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan, pelepasan ini bentuk komitmen daerah mempersiapkan Generasi Emas 2045. Pemkab Solok juga menargetkan pembangunan gedung Sekolah Rakyat mandiri di Kabupaten Solok rampung pada 2027 mendatang agar para pelajar tak perlu lagi dikirim ke luar daerah.
“Insya Allah pada tahun 2027 Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok sudah dapat digunakan sehingga anak-anak kita bisa bersekolah di daerah sendiri,” kata Bupati Jon Firman Pandu. (bus)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!