PASAMAN, KP – Pemkab Pasaman mengaskan keseriusannya menjadikan Pasaman sebagai tujuan wisata. Hal itu disampaikan Plt. Bupati Pasaman Sabar AS, usai menanggapi keluhan masyarakat terhadap kondisi bola dunia di Kawasan Ekuator Bonjol, Pasaman, Rabu (15/11).
Sabar AS menjelaskan, kondisi fisik bola dunia yang sekarang memprihatinkan dan tidak representatif, sehingga harus dibangun atau diperbaiki dengan tampilan yang unik.
“Untuk itu, kita butuh kajian dan perhitungan yang matang dari segala sisi. Khusus bola dunia, kita sudah buat beberapa konsep pengembangan sesuai kajian ilmiah hingga penganggaran. Nantinya, bola dunia ini akan kita jadikan equatorium,” ungkap Sabar AS.
Ia mengungkapkan, tahun ini pembangunannya sudah dimulai dengan membuat DED-nya dan tahun 2024 bisa dikerjakan fisiknya.
“Semoga pada perayaan titik kulminasi di Bulan September 2024 nanti Equatorium ini sudah bisa diresmikan,” kata Sabar AS.
Ia menjelaskan, bangunan yang sudah dibangun sekarang seperti musala, toilet, pendistrian, gazebo, plaza UMKM, TIC, pargola, dan tempat parkir merupakan bangunan minor untuk pendukung Ekuatorium tersebut.
Pada bagian lain, Sabar AS menambahkan, untuk menjadi Pasaman tujuan wisata sudah banyak kegiatan yang dilakukan dengan hasil yang bisa diukur.
“Di antaranya beberapa event, deklarasi, dan sayembara loga tagline pariwisata, penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Pasaman, dan pengusulan Pasaman dalam pengembangan pariwisata nasional oleh Kemenpora RI,” katanya.
Lalu, menggalang dukungan pendanaan dari provinsi untuk pembangunan destinasi prioritas atau unggulan di Pasaman dan Provinsi Sumbar.
“Pembangun pariwisata tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun hasil dari percepatan wisata sudah dirasakan oleh masyarakat Pasaman dan akan selalu dikembangkan untuk masa yang akan datang,” pungkasnya. (nst)
