Home » BPBD Kesbangpol Gelar Sosialisasi dan Koordinasi Kajian Risiko Bencana

BPBD Kesbangpol Gelar Sosialisasi dan Koordinasi Kajian Risiko Bencana

Redaksi
1 menit baca

PADANG PANJANG, KP – Pemerintah Kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol menggelar Sosialisasi dan Koordinasi Kajian Risiko Bencana (KRB) yang bekerja sama dengan tim ahli akademisi Universitas Andalas (Unand) di aula kantornya, Rabu (10/7).

Kepala BPBD Kesbangpol Padang Panjang, I Putu Venda menyebutkan, digelarnya sosialisasi ini untuk menghasilkan dokumen KRB yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan untuk memetakan dan meminimalisir risiko bencana serta referensi perencanaan pembangunan.

“Dokumen KRB berguna memberikan gambaran menyeluruh terhadap risiko bencana suatu daerah dengan menganalisis tingkat ancaman serta tingkat kerugian dan kapasitas daerah,” sebutnya.

Lebih lanjut Venda menegaskan, seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan sosialisasi secara saksama. Sehingga dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan dalam upaya pengurangan risiko bencana serta melahirkan kajian untuk dipedomani sebagaimana mestinya.

“Kehadiran kita semua hari ini (kemarin-red) berpartisipasi memberikan saran pendapat dan masukan karena ini akan menjadi dokumen untuk kita pedomani dalam menghadapi risiko bencana sehingga ada kesiapsiagaan kita. Mohon diikuti secara aktif hingga selesai agar mendapatkan hasil terbaik,” lanjutnya.

Venda juga mengimbau agar seyogyanya ke depan setiap pembangunan harus melalui kajian yang matang dan memperhatikan risiko bencana sehingga tidak menimbulkan bencana di kemudian hari.

Tim Ahli PSB Unand, Prof. Abdul Hakam menerangkan beberapa risiko bencana yang berpotensi terjadi di Padang Panjang. Di antaranya gempabumi, banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.

“Penting kita lakukan pemetaan kajian terhadap ancaman bencana, kerentanan dan kapasitas masyarakat dan daerah terhadap bencana yang mungkin terjadi serta melakukan perhitungan risiko terhadap bencana,” katanya didampingi Tim Ahli PSB Unand lainnya, Dr. Bayu M Adji.

Kegiatan tersebut diikuti 38 peserta yang terdiri dari OPD terkait, camat, lurah, BMKG, organisasi kebencanaan, Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan akademisi. Usai kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU terkait dengan kerja sama penyusunan dokumen KRB l Padang Panjang antara BPBD Kesbangpol dengan pihak Unand. (kom)

Jangan Lewatkan