Home » Bupati Safaruddin Dinobatkan sebagai Duta BAAS

Bupati Safaruddin Dinobatkan sebagai Duta BAAS

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP – Dalam upaya mendukung program percepatan penurunan angka stunting di Limapuluh Kota, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, dinobatkan sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat (Sumbar).

Penyematan gelar Duta BAAS kepada Bupati dilakukan oleh Penyuluh Ahli Utama KB, Siti Fathonah, mewakili Kepala BKKBN RI, bersama Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXXI, dipusatkan di RTH Mahkota Berlian, Kawasan IKK Sarilamak, Sabtu (10/8).

Rangkaian kegiatan Harganas telah dilaksanakan sejak 8 Agustus lalu, diikuti oleh utusan dari kabupaten/kota se-Sumbar. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi Genre Goes To School, Temu Inklusi Genre Ranah Minang (Kurenah), dan Audit Kasus Stunting yang dilaksanakan oleh forum Genre Sumbar dengan dukungan kader-kader di Limapuluh Kota di beberapa lokasi.

Selain itu, juga dilaksanakan Kelas Pengasuhan Kelompok BKB Tingkat Desa/Nagari, Mupen ‘On The Road’ yang diikuti Mobil Penerangan se-Sumbar, jambore kader, pemutaran film Bangga Kencana, dan senam lansia.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, menyampaikan bahwa upaya penurunan stunting yang saat ini menjadi fokus BKKBN memerlukan sinergi dari seluruh pihak. “Penanggulangan stunting tidak hanya dengan memberikan makanan bergizi kepada anak, namun lebih dari itu, terkait persiapan sebelum anak lahir,” katanya.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dalam mengintervensi agar anak-anak Sumbar ke depan lahir dengan sehat. “Program ini sudah kita jalankan bersama kabupaten/kota. Alhamdulillah, ada indikasi positif penurunan stunting di Sumbar,” ungkapnya.

Audy juga menekankan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara sistematis seperti penanganan kemiskinan, yakni dengan pendekatan by name dan by address. “Dengan demikian, kita tahu apa intervensi yang paling tepat yang harus dilakukan dan apa arah kebijakan yang tepat untuk stunting,” ujarnya.

Selain isu stunting, Audy juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak ini juga harus mendapatkan perhatian besar dari seluruh pihak, serta perlu adanya penguatan terhadap peran keluarga itu sendiri,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Safaruddin menyampaikan, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, tempat berlindung, saling mencintai, dan melindungi. “Dari keluarga inilah lahir generasi penerus masa depan negara. Keluarga berperan dalam mewariskan nilai-nilai kehidupan bangsa,” tuturnya.

Bupati juga mengajak agar peringatan Harganas menjadi momentum untuk menghidupkan kembali fungsi-fungsi keluarga. “Penyelenggaraan Harganas tahun ini menjadi wahana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan bangsa dan negara. Momen ini diharapkan menjadi daya ungkit pencapaian program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting di Sumbar, khususnya Limapuluh Kota,” pungkasnya. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?