SOLOK, KP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solok mengadakan sosialisasi Calon Sekolah Adiwiyata Kota (CSAK) tahun 2024 di SDN 18 Sinapa Piliang, Kecamatan Lubuk Sikarah. Sosialisasi dipimpin oleh Penyuluh Lingkungan DLH, Nelli Amrianis, didampingi tiga staf DLH.
Kedatangan tim DLH disambut kepala dan majelis guru SDN 18 Sinapa Piliang. Acara tersebut juga dihadiri 18 kader Adiwiyata yang terdiri dari siswa kelas 4 dan 5 serta para guru.
Dalam sambutannya, Nelli Amrianis menjelaskan pentingnya peran kader Adiwiyata dalam membentuk perilaku ramah lingkungan di sekolah.
“Kader Adiwiyata adalah peserta didik yang dibina untuk menggerakkan warga sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Tujuannya menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan untuk generasi sekarang dan yang akan datang,” ujarnya.
Penelaah Proses di Bidang Lingkungan, Ovi Oktaviani, turut memberikan panduan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan SDN 18 Sinapa Piliang untuk memenuhi kriteria Sekolah Adiwiyata Kota. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara tim DLH, guru, dan para kader Adiwiyata.
Pihak sekolah menyatakan komitmennya untuk terus berproses menuju penilaian CSAK 2024 dan berharap agar bimbingan dari DLH tetap berlanjut, sehingga target sebagai Sekolah Adiwiyata dapat tercapai.
DIketahui, sebanyak 18 sekolah dasar dan menengah di Kota Solok mendapatkan pembinaan sebagai Calon Sekolah Adiwiyata Kota (CSAK) 2024. Pembinaan berlangsung dari tanggal 26 September hingga 18 Oktober 2024.
Adapun sekolah-sekolah yang mengikuti pembinaan tersebut antara lain SDN 21 Simpang Rumbio, SDN 14 Laing, SD IT Golden, SDN 16 Tanah Garam, SDN 18 Sinapa Piliang, SDN 01 Tanjung Paku, SDN 06 Tanjung Paku, SDN 13 Kampung Jawa, SDN 22 Nan Balimo, SDN 16 Nan Balimo, SDN 10 Nan Balimo, SDN 15 Koto Panjang, SDN 19 Tanah Garam, SMPN 3 Kota Solok, SMPN 4 Kota Solok, SMPN 1 Kota Solok, MTsN Kota Solok, dan SMP IT Golden. (van)