PADANG PANJANG, KP – Kota Padang Panjang menjadi rujukan penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Sumbar, Riau, Kepulauan Riau. Capaian tersebut patut dipertahankan.
“Alhamdulillah apa yang dirintis pemimpin sebelumnya sebagai perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, Kota Padang Panjang jadi rujukan,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, saat menghadiri kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Amri, Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat (PBB), Minggu (19/11).
Terkait pekerja nonformal bukan penerima upah, sebut Sonny, BPJS Ketenagakerjaan sudah mencapai lebih dari 100 persen. Seperti tukang ojek, guru mengaji, dan pekerja perorangan. “Ini sudah ter-cover BPJS Ketenagakerjaan. Pada prinsipnya pembangunan harus berkelanjutan,” sebutnya.
Dikatakannya, posisi sebagai seorang Pj wali kota ialah memastikan pemerintah terus berjalan. Melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan pemimpin-pemimpin pendahulu. Kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian. Pilkada bisa selesai dengan baik. “‘Hibah untuk KPU dan Bawaslu Padang Panjang merupakan yang tercepat,” kata Sonny.
Lebih lanjut Sonny memuji konsistensi Masjid Nurul Amri melaksanakan kegiatan Subuh Mubarakah secara rutin. Hal ini merupakan sesuatu yang mesti dicontoh oleh masjid-masjid lainnya.
Hadiri dalam kesempatan itu Ustaz Ahmad Zaky memberikan tausiyah, mantan wali kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. (sup)
