Home » Pasaman Barat Rayakan HUT ke-20 dengan Capaian Signifikan

Pasaman Barat Rayakan HUT ke-20 dengan Capaian Signifikan

Redaksi
A+A-
Reset

SIMPANG EMPAT, KP – Kabupaten Pasaman Barat merayakan usia ke-20 pada 7 Januari 2024. Kabupaten ini sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Pasaman sebelum memisahkan diri dan menjadi kabupaten baru bersama dengan Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok Selatan.

Dalam usianya yang sudah cukup dewasa, Pasaman Barat telah mengalami perkembangan yang pesat dibandingkan dengan Kabupaten Pasaman induknya. Dengan Sumber Daya Alam yang dimilikinya, Pasaman Barat berusaha mengelola potensi tersebut dengan sebaik mungkin. Kini, kabupaten ini memiliki 90 Nagari yang tersebar di 11 Kecamatan.

“Kami atas nama Pimpinan, anggota DPRD dan seluruh masyarakat Pasaman Barat menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya dengan telah ada 97,09 persen atau sebanyak 427.271 jiwa yang terdaftar pada kepesertaan BPJS,” kata Ketua DPRD Pasbar, Erianto dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pasaman Barat dalam HUT ke 20 Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (7/1) siang.

Selain itu, keberhasilan kepesertaan aktif JKN-KIS mencapai 330.328 jiwa (75,06 persen), yang mendapatkan penghargaan Piagam UHC Award dari Kementerian Dalam Negeri pada 2023.

Selain itu, Erianto juga menyebut Pemerintah Daerah telah berkontribusi nyata atas keberhasilan peresmian dan penetapan 71 Nagari Baru berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 100.1.1-6117 Tahun 2022 sehingga saat ini Pasaman Barat memiliki jumlah Nagari sebanyak 90 Nagari.

“Dengan jumlah itu, maka telah disediakan alokasi anggaran pada APBD Tahun 2024 dengan rincian Dana Desa sebesar Rp97.063.000.000, Alokasi Dana Nagari sebesar Rp65.181.120.200, dan Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah sebesar Rp4.007.273.678,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan telah ditetapkan dan diresmikannya Nagari tersebut dapat mempermudah dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat dan pemerataan pembangunan dalam segala bidang.

“Terima kasih kepada segenap jajaran pemerintah daerah yang selalu aktif, responsif dalam melaksanakan tahapan perencanaan pembangunan daerah yang tertuang dalam RKPD Tahun 2024 dengan tema “Peningkatan Konektivitas dan Kualitas SDM Untuk Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan”, tandasnya.

Di tempat yang sama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Hansastri, menyampaikan apresiasi atas prestasi Kabupaten Pasaman Barat. Namun, ia juga menyoroti keterbatasan anggaran dan kewenangan daerah dalam pembangunan.

Sementara itu Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi mengatakan  pada HUT ke-20 ini, Pemerintah Daerah menetapkan tema “PASBAR BERIMAN, PASBAR BERPRESTASI, PASBAR MAJU”, yang menggambarkan perwujudan visi dan misi pembangunan daerah tahun 2021- 2026 untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal dan berakhlaqul karimah, sehingga terwujud Pasaman Barat yang maju dan mampu bersaing dengan daerah lainnya di Provinsi Sumatera Barat maupun Indonesia secara umum.

Hamsuardi menambahkan, fokus terhadap pembangunan SDM telah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan, ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia, dari 69,57 persen pada Tahun 2022 menjadi 70,19 persen pada Tahun 2023.

“Untuk di bidang kesehatan, angka harapan hidup meningkat dari tahun 2022 ke tahun 2023, yakni 68,25 persen per tahun menjadi 68,53 persen per tahun. Di bidang pendidikan, rata-rata lama sekolah meningkat dari 8,55 persen per tahun menjadi 8,81 persen per tahun,” ujarnya.

Selanjutnya, rata-rata harapan lama sekolah meningkat dari 13,69 persen per tahun menjadi 13,70 persen per tahun.

“Upaya mewujudkan pembangunan manusia yang berkeadilan dan inklusif terlihat dari peningkatan Indeks Pembangunan Gender dari 90,14 persen menjadi 90,17 persen dan penurunan Indeks Ketimpangan Gender dari 0,532 persen menjadi 0,519 persen,” pungkasnya. (rom)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?