SOLOK, KP — Petani di Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, kini mengubah jerami sisa panen menjadi kompos. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen, sekaligus mengurangi praktik pembakaran jerami yang menyebabkan polusi.
Seorang anggota Kelompok Tani Serba Usaha Kota Solok, Dani mengatakan, jerami diolah menjadi pupuk alami untuk memperbaiki struktur tanah.
“Prosesnya dimulai dengan mencacah jerami menggunakan mesin. Setelah dicacah, jerami dicampur dengan dekomposer hingga berubah menjadi tanah subur,” ujarnya, Selasa (19/8).
Menurutnya, melalui metode itu, kandungan hara pada jerami dapat diubah menjadi pupuk alami yang membantu meningkatkan hasil produksi.
Dijelaskannya, program pemanfaatan jerami sebagai kompos baru dimulai sejak tahun 2025 ini. Inisiatif itu muncul karena keprihatinan petani terhadap dampak buruk dari kebiasaan membakar jerami pasca-panen. (mas)