PADANG, KP — Sebanyak 80 Kepala Keluarga terdampak banjir bandang mulai menempati Rumah Khusus (Rusus) di Kampung Nelayan, Koto Tangah. Sejak Rabu (10/12), seluruh warga langsung mendapatkan pendampingan kesehatan dari Puskesmas Lubuk Buaya.
Kepala Puskesmas Lubuk Buaya, Alfera Angriani, mengatakan tim kesehatan segera melakukan pemeriksaan begitu warga tiba di Rusus. “Dalam hari yang sama kami langsung datang untuk memeriksa kondisi kesehatan seluruh keluarga,” katanya, Jumat (12/12).
Sebanyak 80 unit Rusus itu dihuni oleh keluarga dari tiga kecamatan, yaitu Koto Tangah, Pauh, dan Kuranji. Sebelumnya mereka mendapatkan layanan kesehatan di posko pengungsian maupun puskesmas setempat. Puskesmas tetap melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan kondisi warga stabil.
Untuk mempercepat pelayanan, puskesmas membuka posko kesehatan di depan area Rusus. Tenaga kesehatan disiagakan untuk memeriksa setiap keluarga. “Pada hari pertama kami bertugas dari pagi hingga sore. Sementara hari kedua dan ketiga layanan dibuka sejak pukul empat sore,” ujar Alfera.
Menurutnya, kondisi kesehatan warga secara umum baik, meskipun beberapa mengalami keluhan ringan seperti penyakit kulit, demam, dan batuk. “Semua masih dalam kondisi yang tidak parah,” lanjutnya. Warga yang membutuhkan obat langsung diberikan penanganan sesuai gejala.
Puskesmas Lubuk Buaya memastikan pemantauan kesehatan akan terus dilakukan. Jika ada warga yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit, tim kesehatan akan mendatangi pasien dan mengurus rujukan segera. “Kami melayani tanpa membedakan, ada atau tidak BPJS,” tegas Alfera.
Selain layanan kesehatan, puskesmas juga mendistribusikan makanan tambahan bergizi seperti biskuit kepada warga Rusus. (*/nda)