Home » Sidak Kantor Lurah Sungai Sapih, Maigus Nasir Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah 

Sidak Kantor Lurah Sungai Sapih, Maigus Nasir Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah 

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Selasa (19/5), guna memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal sekaligus meninjau persoalan sosial dan infrastruktur di wilayah tersebut.

Dalam sidak itu, Maigus menyoroti persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi perhatian serius Pemko Padang.

Berdasarkan data Kelurahan Sungai Sapih, jumlah ATS pada 2025 tercatat sebanyak 88 orang dan menurun menjadi 77 orang pada 2026.

“Persoalan Ini haru menjadi perhatian serius, karena anak-anak kita tidak boleh kehilangan masa depan akibat terkendala akses pendidikan atau persoalan ekonomi keluarga. Kita ingin seluruh anak di Kota Padang mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujarnya.

Ia meminta seluruh unsur kelurahan, RT/RW, dan tokoh masyarakat aktif melakukan pendataan serta pendekatan kepada keluarga anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan secara maksimal.

Menurut dia, Pemko Padang melalui Program Unggulan (Progul) “Padang Juara” terus berupaya menekan angka ATS sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda.

Program tersebut tidak hanya fokus pada pendataan dan pendampingan anak putus sekolah, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas pendidikan, termasuk bantuan beasiswa bagi pelajar berprestasi dan masyarakat kurang mampu.

“Pemko Padang juga membuka peluang beasiswa pendidikan hingga ke luar negeri bagi generasi muda yang memiliki kemampuan akademik dan semangat belajar tinggi. Kita ingin anak-anak Kota Padang menjadi generasi yang berdaya saing global,” katanya.

Selain sektor pendidikan, sidak tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau kondisi infrastruktur lingkungan, khususnya sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan di Kelurahan Sungai Sapih.

Maigus meminta lurah beserta jajaran segera mendata secara rinci titik-titik jalan rusak yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun menghambat aktivitas warga.

“Saya minta seluruh jalan yang berlubang segera didata. Jangan menunggu kerusakan semakin parah, karena infrastruktur yang baik sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya. (red)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?