SOLOK, KP – Kota Solok, yang terkenal sebagai “Kota Beras”, terus menguatkan sektor pertaniannya sebagai salah satu pilar utama dalam perekonomian lokal. Dalam upaya untuk meningkatkan produksi padi di tengah perkembangan kota, Dinas Pertanian Kota Solok menggelar kegiatan tanam padi bersama di Sawah Solok baru-baru ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para petani memulai musim tanam lebih awal, dengan tujuan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) yang saat ini mencapai 2,95 kali per tahun. Dengan produktivitas padi mencapai 6,85 ton per hektar, Kota Solok memiliki potensi untuk menanam padi hingga 2.584,2 hektar per tahun dari total 876 hektar lahan sawah yang tersedia.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Zulkifli, bersama Sekretaris Dinas Edi Haryanto, serta seluruh kepala bidang. Turut hadir juga Lurah Sinapa Piliang, Penyuluh Pertanian, Pengawas Bibit Tanaman, Babinsa, dan anggota kelompok tani setempat.
“Kami mengharapkan para petani segera menanam di lahan masing-masing untuk meningkatkan Indeks Pertanaman dan produksi padi Kota Solok. Penyuluh pertanian juga diminta untuk terus mengawal percepatan tanam ini,” kata Zulkifli dalam sambutannya.
Dalam upaya meningkatkan hasil pertanian, Dinas Pertanian menerapkan metode intensifikasi dengan menggunakan bibit unggul yang memiliki produktivitas tinggi, tahan terhadap hama dan penyakit, serta umur panen yang singkat. Selain itu, optimalisasi suplai air pertanian dan percepatan tanam menjadi fokus utama untuk meningkatkan produksi.
Kota Solok juga mendapat dukungan dari program Kementerian Pertanian melalui kegiatan pompanisasi, yang bertujuan untuk memastikan suplai air optimal bagi sawah yang berpotensi mengalami kekurangan air. Pendampingan dari TNI, sebagai implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Pertanian dan Markas Besar TNI AD, juga turut memperkuat sektor pertanian di kota ini.
Dengan berbagai upaya ini, Dinas Pertanian Kota Solok berharap dapat mencapai peningkatan produksi padi yang signifikan, mempertahankan reputasi Kota Solok sebagai “Kota Beras”, dan mendukung perekonomian lokal melalui sektor pertanian. (van)
