PARIAMAN, KP — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pariaman terus meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan ancaman keamanan jaringan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan ‘Transfer Knowledge Firewall Sangfor NGAF 31000A-I’ guna memperkuat pertahanan infrastruktur digital pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut berbentuk pelatihan atau proses pengalihan informasi, keterampilan, dan pemahaman teknis dari ahli (vendor/teknisi) kepada tim internal instansi seperti staf IT atau ASN, mengenai cara mengoperasikan, mengelola, dan memaksimalkan perangkat keamanan jaringan Sangfor NGAF.
Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Yalviendri menegaskan, keandalan keamanan jaringan tidak hanya bergantung pada kecanggihan perangkat teknologi, namun sangat ditentukan oleh kompetensi sumber daya manusia yang mengelolanya.
“Transfer Knowledge ini merupakan bagian dari upaya kita meningkatkan kemampuan ASN, khususnya dalam pengelolaan keamanan jaringan. Dengan kompetensi yang semakin baik, kita berharap infrastruktur teknologi informasi yang kita kelola semakin aman dan optimal dalam mendukung pelayanan pemerintahan,” ujar Yalviendri, Rabu (12/8).
Sejalan dengan penguatan kapasitas SDM, Diskominfo Kota Pariaman melalui Bidang Penyelenggaraan E-Government juga memacu tiga inovasi digital utama untuk mendukung efisiensi tata kelola pemerintahan.
Pertama, pemanfaatan aplikasi Simonja (Sistem Monitoring Jaringan) yang dikembangkan sejak 2025 untuk mendeteksi serta merespons titik gangguan jaringan secara otomatis dan cepat. Kedua, aplikasi ESPPD V2 yang mempermudah seluruh administrasi pengajuan perjalanan dinas ASN secara online sesuai Perwal Nomor 25 Tahun 2025. Ketiga, pengembangan EKINERJA berbasis kinerja untuk memantau disiplin, SKP individu, hingga penilaian kinerja instansi secara transparan.
Yalviendri menambahkan, integrasi antara kesiapan SDM, ketahanan jaringan, serta terobosan inovasi digital ini menjadi fondasi penting bagi Pemko Pariaman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, akuntabel, dan berkelanjutan. (ak/*)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!