PADANG, KP — Polresta Padang berhasil mengungkap sebanyak 267 kasus penyalahgunaan narkotika sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 351 kasus.
Hal itu disampaikan Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, saat merilis capaian kinerja penanganan tindak pidana narkotika tahun 2024–2025, Jumat (9/1). “Sepanjang 2025 terjadi penurunan sebanyak 84 kasus narkotika. Ini menunjukkan tren positif hasil dari upaya pencegahan dan penindakan yang kami lakukan secara konsisten,” ujar Kombes Pol Apri Wibowo.
Seiring dengan menurunnya jumlah kasus, jumlah tersangka yang diamankan juga mengalami penurunan. Pada 2024, Polresta Padang mengamankan 429 tersangka, sementara pada 2025 jumlah tersebut turun menjadi 354 orang atau berkurang 75 pelaku.
Meski demikian, Kapolresta menyoroti pergeseran yang cukup mengkhawatirkan pada jenis barang bukti narkotika. Jika barang bukti sabu dan ganja mengalami penurunan, justru narkotika jenis ekstasi menunjukkan lonjakan tajam. Pada 2024, polisi menyita sebanyak 154 butir ekstasi. Namun pada 2025, jumlah tersebut melonjak drastis menjadi 1.079,5 butir.
Sementara itu, barang bukti sabu tercatat turun dari 1.559,26 gram pada 2024 menjadi 429,63 gram pada 2025. Penurunan juga terjadi pada ganja, dari 14.025,38 gram pada 2024 menjadi 5.501,9 gram pada 2025.
Sebagai bentuk komitmen di awal tahun 2026, Kapolresta mengungkapkan bahwa jajaran Polresta Padang melalui Polsek Lubuk Begalung baru saja mengamankan seorang pengedar perempuan berinisial C (30) di Kelurahan Gates Nan XX, Kamis (8/1/2026). Dari tangan tersangka, polisi menyita 211 paket sabu siap edar.
Penangkapan tersebut menjadi peringatan bahwa meski secara statistik kasus menurun, peredaran narkotika, khususnya sabu dalam paket kecil, masih menjadi ancaman nyata di kawasan permukiman padat penduduk.
Polresta Padang berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan peredaran narkoba serta mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Konferensi pers ini turut dihadiri Wakapolresta Padang AKBP Faidil Zikri, Kasat Resnarkoba Polresta Padang AKP Martadius, Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Robby, serta Kabag Ops Polresta Padang Kompol Afrides. (trb)
