TANAH DATAR, KP — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Datar mematangkan langkah transformasi digital lingkungan pendidikan madrasah. Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi penguatan kapasitas bagi guru TIK, pembina IT, Artificial Intelligence (AI), coding, dan robotik di Aula Kantor Kemenag Tanah Datar, Rabu (12/8).
Kegiatan yang dibuka Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, Hendri Pani Dias, ini dipandu oleh Tim Pengembang Mutu Madrasah serta guru MTsN 5 dan MTsN 12 yang sukses mengintegrasikan teknologi ke kurikulum maupun ekstrakurikuler.
Pada kesempatan itu, Hendri Pani Dias menekankan pentingnya kolaborasi pendidik untuk menyusun standar pembelajaran digital yang terstruktur.
“Kita kumpulkan guru dan tim yang hebat hari ini agar secara kolektif madrasah kita punya kurikulum yang hebat tentang coding, AI, dan robotik,” ujarnya.
Guna menindaklanjuti program ini, Kemenag akan membentuk grup khusus dan memetakan kompetensi guru untuk pelatihan tingkat lanjutan. Pendidik juga diminta menyisir bakat siswa untuk diakomodasi lewat ‘moving class’ atau ekstrakurikuler. Fokus utama pengajaran diarahkan pada penanaman pola pikir komputasional dan logis.
“Kita berharap agar siswa tidak hanya sebagai penikmat teknologi, tetapi mampu sebagai pembuat teknologi,” tegas Hendri Pani Dias.
Ketua Tim Pengembang Mutu Madrasah, Joni Roza menyebut, fondasi digital madrasah di Tanah Datar tergolong kuat. Terdata sembilan madrasah telah menerapkan pembelajaran coding, belasan madrasah aktif memanfaatkan AI, dan belasan lainnya berpengalaman dalam ajang robotik. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak lulusan dengan keterampilan digital berdaya saing tinggi. (yon)