Malamang Didorong Jadi Bagian Gastronomi Kota Padang

by Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Malamang tak lagi hanya dipandang sebagai tradisi masyarakat Minangkabau. Pemerintah Kota Padang mulai mendorongnya menjadi bagian dari gastronomi daerah yang dapat dikembangkan melalui inovasi kuliner sekaligus tetap mempertahankan nilai budaya.

Upaya itu terlihat dalam Lomba Malamang Basamo yang digelar BKMT Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (22/8). Kegiatan tersebut diikuti 11 kelompok BKMT se-Kelurahan Gunung Pangilun.

Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Syahrial Kamat mengatakan malamang memiliki nilai budaya yang sejalan dengan upaya Kota Padang mengembangkan gastronomi. Menurutnya, gastronomi tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga mencakup budaya dan adat istiadat yang berkembang di tengah masyarakat. “Kota Padang adalah kota gastronomi, dan kita tengah mencetuskan serta memperjuangkan posisi Kota Padang sebagai kota gastronomi di tingkat nasional hingga internasional. Gastronomi itu mencakup makanan, budaya, hingga adat istiadat,” ujar Syahrial.

Menurutnya, tradisi malamang dapat menjadi salah satu bagian dari upaya Pemko Padang mendorong kota tersebut masuk UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Gastronomi.

Syahrial mengatakan nilai malamang tidak hanya terletak pada makanan yang dihasilkan, tetapi juga pada proses dan kebersamaan masyarakat saat membuatnya. Karena itu, tradisi tersebut perlu dipertahankan sekaligus dikembangkan agar tetap relevan bagi generasi berikutnya. “Kegiatan Lomba Malamang ini menyokong penuh nilai-nilai gastronomi yang ada di Kota Padang,” katanya.

Ia meminta keterampilan malamang terus diwariskan kepada generasi muda. Inovasi rasa dan penyajian, menurutnya, dapat dilakukan selama tidak menghilangkan cita rasa khas Minangkabau. “Keahlian malamang ini harus diturunkan kepada generasi berikutnya agar warisan tradisi ini bisa turun-temurun dan tidak punah,” ujarnya.

Syahrial berharap kegiatan malamang tidak berhenti di tingkat kelurahan. Menurutnya, kegiatan serupa dapat dikembangkan hingga tingkat kecamatan dan Kota Padang sehingga semakin dikenal masyarakat luas. “Ke depan, kita berharap kegiatan ini bisa terus ditingkatkan dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tingkat Kota Padang,” katanya.

Lomba Malamang Basamo digelar dalam memperingati HUT ke-357 Kota Padang, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Padang Utara Sa’at, Ketua LPM Gunung Pangilun Wahyu Iraman Putra dan Ketua BKMT Kelurahan Gunung Pangilun Helma Gusnita. (mas)

Apakah berita ini bermanfaat?
Ya0Tidak0