Minibus Ludes Terbakar di Koto Alam Pangkalan

by Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP — Sebuah mobil minibus Nissan Grand Livina bernomor polisi BM 1332 VA meledak dan ludes dilalap si jago merah di Jalan Lintas Sumbar–Riau, tepatnya di Jorong Simpang Tigo, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten LimapPuluh Kota, Kamis (23/7) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Novriyandi Rahman (35 tahun) yang tengah membawa lima orang penumpang dalam perjalanan dari Pekanbaru menuju Payakumbuh. Kepolisian dari Unit Lalu Lintas Polsek Pangkalan Polres 50 Kota langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Kapolsek Pangkalan, AKP Hendra menjelaskan, sebelum insiden terjadi, pengemudi merasakan sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi dengan baik. Pengemudi yang menyadari bahaya tersebut langsung mengambil langkah cepat menepikan mobil ke bahu jalan dan mematikan mesin.

“Namun beberapa saat kemudian, bagian depan kendaraan tiba-tiba meledak dan langsung dilalap api. Pengemudi bersama para penumpang berusaha memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan, namun api dengan cepat membesar,” kata Hendra.

Beruntung, seluruh pengemudi dan penumpang berhasil keluar menyelamatkan diri sebelum kobaran api membakar habis seluruh badan kendaraan. Insiden membahayakan di jalur lintas provinsi tersebut dipastikan tidak memakan korban jiwa maupun korban luka.

Meski demikian, pemilik kendaraan ditaksir mengalami kerugian materiil yang cukup besar. Selain satu unit mobil Grand Livina yang tersisa kerangka, dua unit ponsel, satu koper pakaian, serta uang tunai sekitar Rp2 juta ikut hangus menjadi abu.

Personel Polsek Pangkalan yang tiba di TKP segera mengatur kelancaran arus lalu lintas agar tidak timbul kemacetan panjang dari dua arah. Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh pengendara untuk rutin memeriksa kelaikan kendaraan sebelum menempuh perjalanan jarak jauh.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum melakukan perjalanan jauh, termasuk memeriksa sistem pengereman dan komponen kendaraan lainnya,” tutur Hendra. (ak/*)

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!