PADANG, KP — Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi meminta masyarakat memperkuat kebersamaan dan komitmen kebangsaan untuk melanjutkan pembangunan daerah. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Muhidi setelah memimpin rapat paripurna DPRD Sumbar dengan agenda mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8).
Muhidi mengatakan pidato Presiden menjadi bahan bagi daerah untuk melihat capaian pembangunan sekaligus mengevaluasi pekerjaan yang masih harus diselesaikan. Laporan kinerja lembaga negara yang disampaikan Presiden juga dinilai dapat menjadi bahan evaluasi masyarakat.
“Kita sama-sama telah mendengarkan laporan atas kinerja lembaga-lembaga negara yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI dan pesan-pesan kemerdekaan yang disampaikan Presiden pada Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI,” kata Muhidi.
Menurutnya, laporan tersebut memberikan gambaran mengenai hasil pelaksanaan tugas dan kewenangan lembaga negara serta dampaknya terhadap masyarakat. Karena itu, masyarakat dapat menilai akuntabilitas, efektivitas, dan profesionalitas lembaga negara dalam menjalankan amanah konstitusi.
“Laporan kinerja lembaga negara tentu bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi oleh masyarakat terhadap akuntabilitas, efektivitas, dan profesionalitas lembaga negara tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Muhidi menilai pesan Presiden dalam pidato kenegaraan harus menjadi dorongan untuk terus membangun bangsa. Peringatan kemerdekaan, katanya, tidak cukup hanya dengan seremoni setiap 17 Agustus, tetapi harus diikuti kerja nyata.
“Banyak pesan-pesan kemerdekaan yang bisa diambil sebagai bekal dan penyemangat bagi kita untuk terus berkarya dan membangun negeri dalam mengisi kemerdekaan Negara Republik Indonesia,” katanya.
Sejalan dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Muhidi mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbar meningkatkan kekompakan dan komitmen untuk mendorong kemajuan daerah. Pembangunan juga harus tetap memperhatikan nilai budaya dan karakter masyarakat Minangkabau.
“Kita bangun kebersamaan dan tingkatkan komitmen kebangsaan dalam mengisi kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang sama-sama kita cintai ini,” ujarnya.
Ia menegaskan semangat Proklamasi Kemerdekaan harus menjadi landasan untuk melanjutkan pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan di Sumbar. Tujuannya, kata dia, agar daerah semakin maju, sejahtera, beradab dan tetap berbudaya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rapat paripurna berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Sumbar dan dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy bersama jajaran serta unsur Forkopimda. Muhidi didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, Nanda Satria dan Iqra Chissa. (fai)