PADANG PARIAMAN, KP — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengerahkan potensi para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengawal kelanjutan pembangunan daerah. Pengalaman panjang para purnabakti yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dinilai mampu memperkuat kinerja birokrasi daerah.
Langkah penguatan kemitraan strategis ini ditandai dengan pengukuhan pengurus baru PWRI Kabupaten Padang Pariaman periode 2026–2031, Kamis (16/7). Struktur organisasi para senior birokrasi ini kini resmi dipimpin oleh Rustam sebagai ketua terpilih.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menegaskan, tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks membutuhkan sumbangsih pemikiran dari berbagai sektor, termasuk pemikiran matang dari para mantan pejabat yang dinilai sangat berharga bagi percepatan pelayanan publik.
“Saya tidak mampu membangun Padang Pariaman seorang diri, sehingga setiap masukan dan buah pikiran sangat kami hargai,” ujar bupati saat pengukuhan pengurus.
Ia berharap kepengurusan baru ini bertindak sebagai penasihat andal dalam perumusan kebijakan strategis daerah. Rekomendasi konstruktif dari para tokoh senior diharapkan mampu meminimalisir kendala teknis eksekusi program di lapangan.
Sementara, Ketua PWRI Padang Pariaman, Rustam, menyatakan seluruh anggotanya berkomitmen penuh untuk tetap produktif memberikan sumbangsih bagi kemajuan wilayah. Menurutnya, organisasi ini disiapkan menjadi jembatan komunikasi aktif antara senior penasihat dan pelaksana kebijakan daerah.
Kepengurusan baru ini juga diperkuat oleh Herman Harun selaku Wakil Ketua I, By Kati sebagai Wakil Ketua II, serta Baharuddin di posisi Sekretaris. Jajaran pengurus bertekad memperluas jaringan koordinasi hingga ke tingkat kecamatan.
Prosesi pengukuhan turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Hendra Aswara bersama jajaran kepala dinas terkait. Kehadiran para kepala perangkat daerah bertujuan untuk membuka ruang koordinasi langsung dalam penyerapan ide-ide pembangunan terukur. (ak/*)