Home » Ninik Mamak ‘Segel’ Perusahaan Tambang di Halaban

Ninik Mamak ‘Segel’ Perusahaan Tambang di Halaban

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP – Belasan massa yang merupakan anak kemenakan serta niniak mamak Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota melakukan aksi demontrasi dan menyegel pabrik tambang PT SSM yang ada di Jorong Atas, Senin (16/10).

Aksi penutupan usaha tambang itu dilakukan karena masyarakat menilai perusahaan yang menambang batu gamping itu telah melanggar kesepakatan.

Penutupan atau pelarangan aktivitas pertambangan itu dilakukan dengan cara memasang spanduk besar di pintu masuk lokasi tambang. Massa yang mengatasnamakan ulayat niniak mamak Nagari Halaban memasang spanduk besar bertuliskan ‘Dilarang Melakukan Aktifitas Tambang di Ngalau Guci Ulayat Niniak Mamak Nagari Halaban Berdasarkan Pernyataan Bersama Tanggal 12 Mei 2020 dan Hasil Musyawarah Niniak Mamak Tanggal 23 Februari 2022’.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Halaban, HB. Dt. Nan Mudo didampingi penasehat hukumnya M. Nurhuda mengatakan, berdasarkan Peraturan Nagari (Pernag) Nomor 53 tahun 2012, seluruh ngalau dan sungai merupakan kepunyaan niniak mamak yang masuk ulayat nagari dan dikuasi oleh niniak mamak.

Menurutnya, sesuai perjanjian pihak perusahaan harus rutin melakukan penambangan. Namun hal tersebut tidak terlaksana meski telah beberapa kali diperingati. Ia juga tidak mengetahui alasan pihak perusahaan tidak melakukan aktivitas penambangan. Namun ternyata pihak penambang akan beroperasi kembali tanpa memberitahu niniak mamak.

“Baru-baru ini mereka berbicara melalui walinagari tapi kami selaku ninik mamak tidak dilibatkan,” ucapnya.

Pihaknya membuka ruang untuk bernegosiasi, asalkan pihak perusahaan mau bicara dan melibatkan ninik mamak.

Sementara, sekuriti perusahaan, Diwit saat dikonfirmasi membenarkan adanya massa yang memasang spanduk dan melarang aktivitas pertambangan. Ia mengungkapkan, aktivitas penambangan di lokasi itu bari berjalan satu bulan dan hasil produksi belum ada yang dibawa ke luar.

Aksi massa itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Bahkan Kapolsek Luhak AKP Rika Susanto turun langsung ke lokasi untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?