Home » Pemko Sampaikan Jawaban Atas Pandangan  Umum Fraksi DPRD

Pemko Sampaikan Jawaban Atas Pandangan  Umum Fraksi DPRD

PERUBAHAN APBD PADANG PANJANG 2023

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG PANJANG, KP – Wakil Walikota Padang Panjang, Asrul, memberikan jawaban atas Pandangan  umum yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (25/9). Dalam jawabannya, Asrul menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Fraksi PAN terhadap kinerja pendapatan daerah.

Asrul menjelaskan, Pemerintah Kota juga telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja agar mereka dapat bersaing di luar Padang Panjang.

Ini termasuk memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada pencari kerja di Balai Besar milik Kementerian Tenaga Kerja, pelatihan bahasa asing untuk meningkatkan peluang kerja ke luar negeri, penguatan lembaga Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK, dan koordinasi dengan Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS) untuk penempatan tenaga kerja.

Selain itu, dalam menjawab usulan Fraksi PBB-PKS untuk meningkatkan event yang dapat memberikan dampak positif terhadap kota, Asrul menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2023, Pemerintah Kota telah mengadakan berbagai event seni dan olahraga, seperti pertandingan tinju, turnamen sepak bola, turnamen bola voli, dan sejumlah festival lainnya.

Dalam menjawab pertanyaan Fraksi Nasdem mengenai penurunan angka stunting, Asrul menyebutkan berbagai upaya yang telah dilakukan, termasuk pemberian makanan tambahan, konsumsi tablet tambah darah, penyuluhan kesehatan reproduksi, inisiasi menyusui dini, dan pencegahan anak stunting melalui audit kasus stunting oleh tim pakar.

Terkait dengan jawaban Fraksi Gerindra mengenai indikator makro yang belum optimal, Asrul menjelaskan bahwa target indikator makro dalam Ranperda Perubahan APBD 2023 telah disesuaikan dengan perhitungan yang mempertimbangkan kondisi tahun berjalan dan proyeksi ke depan.

Terakhir, dalam menjawab pertanyaan Fraksi Demokrat Kebangkitan Bangsa mengenai pembenahan Pasar Pusat, Asrul menyebutkan bahwa transaksi perdagangan barang-barang pokok berjalan normal, tetapi terjadi penurunan transaksi dalam perdagangan pakaian, sepatu, tas, dan sejenisnya karena pola belanja online yang semakin populer. Pemerintah berupaya memberikan pelatihan penjualan online dan meningkatkan kemampuan pedagang dalam penerapan digital marketing melalui berbagai platform media sosial. (sup)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?