Alur Sungai Batang Anai Normal, Jembatan Darurat Anduriang Mulai Beroperasi

by Redaksi
A+A-
Reset

PADANG PARIAMAN, KP — Ribuan warga Nagari Anduriang kini terbebas dari ancaman bencana setelah proyek normalisasi Sungai Batang Anai sepanjang 200 meter tuntas dikerjakan. Aliran sungai yang sempat bergeser akibat bencana hidrometeorologi akhir 2025, kini berhasil dikembalikan ke kondisi semula.

Rampungnya proyek hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini memulihkan konektivitas antarwilayah yang sempat terputus. Warga tidak perlu lagi bertaruh nyawa menyeberangi sungai menggunakan rakit dari tong oli bekas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Padang Pariaman, El Abdes Marsyam menegaskan, pemulihan akses transportasi ini menjadi prioritas utama demi keselamatan publik. Percepatan pengerjaan dibantu oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Sumatera Barat.

“Dengan kembalinya aliran sungai ke bawah jembatan, masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih aman,” ujar El Abdes Marsyam, Rabu (15/7).

Saat ini, jembatan darurat sudah berstatus fungsional namun pengoperasiannya masih dibatasi untuk menjamin keamanan konstruksi. Jalur penyeberangan sementara tersebut hanya diizinkan bagi pejalan kaki, kendaraan roda dua, serta becak motor.

Sementara itu, kendaraan roda empat dilarang melintas karena struktur jembatan masih dalam tahap penyempurnaan. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada mengingat ada ribuan kendaraan melintasi jalur transisi ini setiap hari.

Sebagai solusi permanen, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional telah menyiapkan proyek pembangunan jembatan rangka baja baru. Jembatan sepanjang 140 meter dan lebar enam meter itu diproyeksikan menjadi urat nadi bagi 40 ribu warga.

Pembangunan infrastruktur permanen tersebut direncanakan mulai berjalan pada tahun berjalan 2026. Anggaran pengerjaan disokong dana pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara sebesar Rp45,2 miliar. (ak/*)

Related Posts

Leave a Comment