Warga Lambung Bukit Padang Mulai Tempati 18 Unit Hunsela Baru

by Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Sebanyak 18 unit Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) mulai ditempati warga terdampak banjir bandang dan longsor di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Hunian ini menjadi solusi sementara bagi penyintas yang kehilangan rumah sejak penghujung 2025.

Dari total tersebut, 15 unit berada di kawasan Rimbo Panjang dan tiga unit di Gerbang Langit. Seluruhnya telah diserahkan kepada warga untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan Hunsela disiapkan sebagai tempat tinggal sementara yang aman dan layak sembari menunggu pembangunan hunian tetap. Pemerintah kota, kata dia, berkomitmen mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi hingga tuntas.

Selain penyediaan hunian, Pemko Padang juga akan mempercepat pembangunan sarana pendukung di kawasan tersebut, seperti akses jalan dan jaringan air bersih agar kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan Hunsela, di antaranya DPP IKA Unand, Universitas Baiturrahmah, FMIPA Unand, serta para donatur yang berkontribusi melalui semangat gotong royong.

Ketua Panitia Pembangunan Hunsela Rimbo Panjang dan Gerbang Langit, Mairawita, menyebutkan pembangunan hunian ini merupakan bagian dari upaya bersama membantu penyintas bencana. Hingga pertengahan 2026, total 38 unit Hunsela telah dibangun secara bertahap.

Menurutnya, seluruh hunian didirikan di atas lahan yang tidak bermasalah secara status, sehingga ke depan memudahkan proses pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.

Peresmian dan penyerahan kunci Hunsela dilakukan di kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Rabu (15/7), dihadiri unsur pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi alumni, serta masyarakat setempat. (red)

Berita Terkait