PADANG, KP — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Senin (3/8), mengakibatkan kompleks Balai Kota Padang di Aie Pacah terendam banjir. Genangan setinggi 30 hingga 45 sentimeter merendam halaman perkantoran, akses menuju sejumlah gedung, serta ruas jalan di depan kompleks sehingga mengganggu aktivitas dan arus lalu lintas.
Pantauan di lokasi menunjukkan air berwarna kecoklatan menutupi hampir seluruh halaman kompleks Balai Kota. Sejumlah kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju untuk menghindari mogok akibat tingginya genangan.
Banjir juga merendam badan jalan di depan kawasan perkantoran. Beberapa sepeda motor dan mobil dilaporkan mogok setelah nekat melintasi genangan yang cukup dalam.
Akibat banjir tersebut, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang masih berada di lingkungan Balai Kota Padang terpaksa bertahan hingga malam. Kendaraan mereka tidak dapat keluar dari kawasan perkantoran karena akses jalan masih terendam banjir.
Derasnya aliran air turut membawa material dari kawasan sekitar sehingga warna genangan berubah kecoklatan. Di sejumlah titik, air menutupi badan jalan sehingga pengendara kesulitan memperkirakan kedalaman genangan.
Kawasan Aie Pacah selama ini menjadi salah satu wilayah yang kerap terdampak banjir saat hujan berintensitas tinggi. Meningkatnya debit air pada saluran drainase diduga menjadi penyebab meluapnya air ke kawasan perkantoran dan jalan raya.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air belum surut dan masih merendam kompleks Balai Kota Padang beserta ruas jalan di depannya. (htc)