PAYAKUMBUH, KP – Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh untuk berbelanja kebutuhan pokok dalam kegiatan pasar murah menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/3). Program ini merupakan upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat meninjau lokasi, menyatakan bahwa kehadiran pasar murah ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah di tengah lonjakan harga kebutuhan menjelang hari raya.
“Masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga jauh lebih murah karena pemerintah memberikan subsidi sekitar 20 hingga 30 persen,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM, M. Faizal.
Beberapa komoditas yang dijual dengan harga subsidi antara lain beras lokal premium Rp145 ribu per karung (harga pasar Rp180 ribu), minyak goreng (2 liter) Rp30 ribu (harga pasar Rp39 ribu), telur ayam Rp40 ribu per tray (harga pasar Rp55 ribu), serta cabai & bawang merah Rp25 ribu per kilogram (harga pasar Rp35 ribu).
Selain menyediakan pasar murah, Elzadaswarman juga mengajak warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan cabai sebagai solusi jangka panjang ketahanan pangan keluarga. Ia pun mendorong pelaku usaha lokal untuk mengambil peluang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Payakumbuh.
Pasar murah ini terselenggara berkat kerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi dan sejumlah distributor lokal. Syarat belanja cukup membawa fotokopi KTP sebagai bukti domisili warga Kota Payakumbuh. Meri (40 tahun), salah seorang warga Bunian, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini sehingga stok dapur menjelang Lebaran dapat teRpenuhi tanpa menguras kantong. (dst)