Home » Incar Program Strategis Pusat, Pemkab Tanah Datar Usulkan Kampung Nelayan Danau Singkarak

Incar Program Strategis Pusat, Pemkab Tanah Datar Usulkan Kampung Nelayan Danau Singkarak

Redaksi
A+A-
Reset

TANAH DATAR, KP – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus bergerak lincah menjemput bola ke pemerintah pusat di tengah keterbatasan anggaran daerah. Berbagai peluang program dan kegiatan strategis nasional dibidik agar bisa dikucurkan ke Kabupaten Tanah Datar demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly selepas menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemanfaatan Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Merah Putih dan Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok, di Istana Gubernur Sumatra Barat di Padang, Selasa (30/6). Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar Yusnen.

Wabup Ahmad Fadly mengungkapkan, regulasi dari pemerintah pusat sejatinya lebih memprioritaskan alokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih untuk kawasan kabupaten dan kota yang berada di wilayah pesisir pantai. Kendati demikian, Pemkab Tanah Datar tidak tinggal diam dan tetap gigih memperjuangkan hak para nelayan pedalaman.

“Meskipun diprioritaskan daerah di pesisir pantai, daerah kita juga memiliki nelayan Danau Singkarak. Kita sudah usulkan agar bisa mendapatkan program ini. Namun tentu semua tergantung kebijakan Pemerintah Pusat, yang pasti kita terus berusaha dan berupaya dengan sebaik mungkin,” ujar Ahmad Fadly, Rabu (1/7).

Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Merah Putih ini dinilai memiliki dampak ekonomi yang sangat besar bagi kelangsungan hidup nelayan. Melalui program ini, Pemerintah Pusat akan mengintervensi pembangunan infrastruktur dan pemenuhan fasilitas penunjang yang representatif. Beberapa fasilitas vital yang disiapkan meliputi tempat penambatan kapal, pabrik es, gudang pendingin (cold storage), hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelayan.

Selain sektor perikanan tangkap, Pemkab Tanah Datar juga membidik peluang Program Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok yang rencananya bakal diintegrasikan di tingkat nagari. Budidaya sistem modern ini dinilai memiliki banyak keunggulan kompetitif, walau saat ini daerah masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari pusat.

“Berbagai keunggulan disampaikan saat rakor terhadap Program Budidaya Perikanan Air Tawar Sistem Bioflok, namun saat ini masih menunggu petunjuk lebih lanjut. Kita akan berusaha memanfaatkan semua potensi program dari pemerintah pusat untuk terlaksana di Tanah Datar,” pungkas Wabup Ahmad Fadly. (ak/*)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?