PADANG, KP – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah tersebut dipaparkan langsung Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, dalam Rapat Koordinasi Terbatas Kepala Daerah se-Sumatera Barat yang dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, di Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (30/6).
Di hadapan para peserta rakor, John Kenedy Azis menegaskan bahwa Padang Pariaman menyimpan potensi kelautan dan perikanan yang sangat melimpah, baik dari sektor perikanan tangkap, budidaya, maupun penguatan ekosistem usaha kelautan yang berkelanjutan. Pihaknya memproyeksikan sektor ini mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir serta meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.
“Kelautan dan perikanan merupakan sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pelaku usaha perikanan,” ujar John Kenedy Azis.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Padang Pariaman telah menyalurkan stimulan berupa bantuan mesin tempel kepada sejumlah kelompok nelayan guna memacu produktivitas dan efisiensi melaut. Sementara di sektor budidaya, program pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas pelaku usaha terus diintensifkan hingga mencatatkan tren kenaikan produksi yang positif dalam beberapa tahun terakhir.
Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memperluas jangkauan Kawasan Sentra Nelayan Modern (KNMP) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Setelah sukses mengembangkan KNMP Nagari Katapiang yang kini mulai tumbuh menjadi destinasi kunjungan masyarakat, Pemkab Padang Pariaman resmi mengusulkan pembangunan KNMP baru di tiga wilayah potensial, yakni Kecamatan Ulakan Tapakis, Kecamatan Sungai Limau, dan Kecamatan Batang Gasan.
Bupati John Kenedy Azis mengingatkan bahwa kunci keberhasilan pembangunan KNMP tidak boleh bertumpu pada infrastruktur fisik semata, melainkan pada keberlanjutan ekosistem usaha yang bergerak di dalamnya.
“Peran strategis pemerintah daerah pasca pembangunan KNMP adalah sebagai orkestrator ekosistem. Tugas kita bukan hanya membangun aset, tetapi memastikan ekosistemnya hidup, berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,” tegasnya.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara menjelaskan, usulan perluasan sentra nelayan modern tersebut kini telah memasuki tahapan krusial di tingkat pusat. Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dijadwalkan segera turun ke lapangan untuk melakukan validasi.
“Kita doakan pembangunan ini segera terealisasi sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan,” kata Hendra Aswara.
Guna menjamin keberhasilan program makro ini, Pemkab Padang Pariaman telah menyiapkan berbagai bantalan strategi penunjang. Mulai dari penyediaan lahan, pembukaan akses jalan, penguatan kelembagaan lewat Koperasi Desa Merah Putih, peningkatan kapasitas SDM pengelola, hingga perluasan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Kemudahan perizinan, sertifikasi produk, serta kolaborasi lintas sektor dengan pelaku UMKM dan pariwisata juga ikut disiapkan. (ak/*)