Home » Antrean Pertalite dan Biosolar Kembali Mengular di SPBU Padang

Antrean Pertalite dan Biosolar Kembali Mengular di SPBU Padang

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Antrean panjang kendaraan kembali memadati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Kayu Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Rabu (1/7). Sejak pagi, ratusan kendaraan roda dua terlihat mengular di jalur pengisian Pertalite, sementara jalur Pertamax justru tampak lengang tanpa antrean berarti.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.15 WIB, antrean sepeda motor bahkan telah mendekati pintu masuk SPBU. Para pengendara, mulai dari pekerja hingga ibu rumah tangga, tampak sabar menunggu giliran demi mendapatkan BBM bersubsidi tersebut.

“Kalau tidak antre di sini, pengeluaran belanja harian bisa makin bengkak,” ujar Yulia, seorang ibu rumah tangga yang ikut mengantre, dikutip dari TribunPadang.com.

Kontras terlihat di jalur Pertamax yang berada tepat di sebelahnya. Hanya satu dua kendaraan yang melakukan pengisian tanpa harus menunggu. Fenomena ini menunjukkan pergeseran pola konsumsi masyarakat sejak harga Pertamax melonjak hingga Rp17.000 per liter.

Tak hanya Pertalite, antrean juga terjadi di jalur biosolar yang didominasi truk angkutan barang. Kendaraan logistik tampak memanjang, menunggu giliran untuk melanjutkan perjalanan di jalur lintas Sumatra.

Sejumlah pengendara mengaku rela menghabiskan waktu lebih lama demi menghemat biaya bahan bakar. Irfan, salah seorang pengendara motor, memilih mengisi penuh tangki di SPBU untuk menghindari pembelian BBM eceran yang lebih mahal. “Kalau Pertamax sudah tidak terjangkau. Selisihnya jauh, sekarang Rp17.000 per liter,” keluhnya.

Hal serupa disampaikan Rifki, pengemudi ojek online, yang mengaku sejak awal hanya mengandalkan Pertalite untuk menekan biaya operasional. “Kalau pakai Pertamax, pengeluaran bisa membengkak. Tidak sebanding dengan pendapatan,” ujarnya. (trb)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?