Home » 20 Peserta Tuntaskan Pelatihan Bahasa Jepang

20 Peserta Tuntaskan Pelatihan Bahasa Jepang

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG PANJANG, KP – Pelatihan Bahasa Jepang tingkat N4/N5 yang diprakarsai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang Panjang bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yaruki Padang resmi berakhir, Kamis (16/6), di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya.

Sebanyak 20 peserta berhasil menuntaskan pelatihan yang dimulai sejak pertengahan Februari lalu. Mereka kemudian mendapatkan sertifikat sebagai salah satu syarat administrasi bila diperlukan saat mencari kerja ke Jepang atau melanjutkan pada tahap pelatihan berikut.

Sekretaris DPMPTSP Padang Panjang Tismaria menyampaikan, sebanyak 16 peserta yang mengikuti pelatihan ini dianggarkan oleh Pemko. Sedangkan empat orang lainnya ditanggung LPK Yaruki Padang.

“Biaya peserta per orang selama mengikuti pelatihan empat bulan dari 15 Februari sampai dengan 15 Juni sebesar Rp6.000.000,” kata Tismaria didampingi Analisis Kebijakan Ahli Madya, Mardi Suntami, dan Fungsional Pengantar Kerja, Hendri Febrian, Jumat (16/6).

Menurutnya, biaya yang dianggarkan pemko kali ini hanya untuk pelatihan saja. Berbeda dengan tahun 2022 lalu, di mana pemko turut memberikan bantuan biaya keberangkatan ke Jepang.

“Ini karena keterbatasan anggaran. Kami mengapresiasi sebesar-besarnya peserta yang telah mengikuti pelatihan dari pagi sampai sore selama empat bulan walaupun tidak didukung dengan anggaran lain,” ujarnya.

Kepada para peserta, Tismaria berpesan agar tetap memperdalam ilmu yang diperoleh sehingga bisa bekerja di luar negeri.

“Kepada LPK Yaruki juga diharapkan membimbing peserta tidak hanya sampai selesai pelatihan, tapi sampai mereka mendapatkan pekerjaan,” tuturnya.

Sementara, Kepala LPK Yaruki Nofrial Febriandi, mengucapkan terimakasih kepada Pemko Padang Panjang yang telah mengganggarkan pelatihan itu. Dijelaskannya, kerjasama dengan Pemko Padang Panjang sudah terjalin sejak tahun 2020 lalu.

Pada acara penutupan pelatihan, Nofrial menawarkan 20 peserta mengikuti pelatihan tambahan dengan biaya gratis di Padang.

“Ini bagi yang ingin memperdalam ilmunya,” sebut Nofrial.

Di antara peserta pelatihan, yaitu Nadia Natasya berhasil lolos program belajar, kuliah, dan bekerja di Okayama Jepang. Rencananya, ia bakal berangkat pada Juli atau September 2023.

Nadya lolos secara mandiri, bermodalkan ilmu yang didapat pada pelatihan itu. Sembari mengikuti pelatihan, Nadya melirik peluang program belajar, kuliah, dan bekerja di Okayama. Program ini diinformasikan pihak LPK Yaruki saat pelatihan berlangsung. (sup)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?