PARIAMAN, KP — Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Pariaman menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) pertama, di SDIT Unggulan Desa Padang Cakur, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Jumat (4/7).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pariaman, Nasri, yang membuka kegiatan menyampaikan bahwa muspimda menjadi momen penting untuk mengevaluasi seluruh program yang telah dijalankan.
“Evaluasi ini harus menghasilkan peningkatan, terutama dalam pengelolaan amanah amal usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah, baik di bidang kesehatan maupun pendidikan. Kita ingin lembaga ini semakin diminati masyarakat,” ujar Nasri.
Ia juga menekankan pentingnya membangun soliditas antara Muhammadiyah dan Aisyiyah sebagai satu kesatuan.
“Saling berkomunikasi dan bermusyawarah adalah kunci untuk mewujudkan Islam berkemajuan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PDA Kota Pariaman, Endrawati menjelaskan, muspimda mengusung tema ‘Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Kota Pariaman Berkeadilan’. Menurutnya, muspimda merupakan agenda rutin sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Aisyiyah yang harus dilaksanakan dua kali dalam satu periode kepengurusan.
“Tujuannya untuk menilai sejauh mana realisasi program yang telah dirumuskan dalam musyawarah daerah (musda). Mana yang sudah jalan, mana yang belum, dan apa saja yang perlu direvisi,” jelasnya.
Endrawati menegaskan, hasil muspimda akan menjadi pijakan untuk menyempurnakan program kerja selanjutnya agar lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (wrm)