LIMAPULUH KOTA, KP – Mantan Walinagari Taram sekaligus anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota periode 2024-2029, Defianto Ifkar, menghibahkan tanah seluas 1,2 hektare untuk mendukung pembinaan generasi muda dan pengembangan ekonomi masyarakat di Nagari Taram, Kecamatan Harau.
Penyerahan hibah tanah dilakukan pada Senin (25/11) di Jorong Tanjuang Ateh, disaksikan Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Asisten 1, Camat Harau, Walinagari Taram Nanang Iskandar, Ketua KAN, Bamus, niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.
Walinagari Taram, Nanang Iskandar, mengapresiasi langkah Defianto Ifkar yang menghibahkan tanah demi kepentingan masyarakat. Ia menilai hibah tersebut akan memberikan manfaat besar, baik untuk olahraga maupun pengembangan ekonomi.
“Terima kasih kepada Pak Defianto Ifkar atas hibah tanah seluas 1,2 hektare ini. Tanah tersebut tidak hanya akan digunakan untuk fasilitas olahraga, tetapi juga sebagai tempat pengembangan ekonomi baru di Nagari Taram,” ujar Nanang.
Defianto Ifkar, yang juga politisi Partai Golkar, menjelaskan bahwa hibah ini merupakan wujud komitmen keluarganya untuk memberikan sesuatu yang bernilai bagi masyarakat.
“Ini adalah mimpi bersama untuk memiliki fasilitas olahraga yang layak. Tempat ini diharapkan menjadi pusat olahraga dan ekonomi yang akan mendukung generasi muda dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” jelasnya.
Ia juga berharap dukungan dari Pemerintah Nagari, Kabupaten, dan Pemerintah Pusat untuk merealisasikan fasilitas olahraga di lokasi tersebut. Selain itu, dana aspirasi DPRD juga akan digunakan untuk melengkapi fasilitas yang dibutuhkan.
“Kita siap menyalurkan dana Pokir untuk membantu pengembangan fasilitas di sini. Ini bagian dari persiapan fisik dan mental generasi muda, sekaligus upaya menangkal penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan,” tambah Defianto.
Di tempat yang sama Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengapresiasi hibah tanah ini dan berharap tanah tersebut dapat dimanfaatkan maksimal untuk kegiatan olahraga, ekonomi, dan wisata. “Setelah diserahkan, tanah ini jangan sampai terlantar. Mari kita manfaatkan untuk membangun pusat olahraga, ekonomi, dan bahkan destinasi wisata baru yang mendukung pembangunan ibu kota kabupaten (IKK) Sarilamak,” katanya. (dst)
