PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang mulai merevitalisasi kawasan Sungai Batang Arau sebagai destinasi wisata unggulan menjelang Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni pengerukan sedimen di muara sungai, yang akan dimulai Senin (7/7).
Peninjauan lokasi dilakukan jajaran Pemko Padang bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, PT Pelindo, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur, Jumat (4/7).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyampaikan bahwa penataan kawasan Batang Arau menjadi langkah awal transformasi kawasan strategis, sesuai arahan Wali Kota Padang, Fadly Amran.
“Selama ini Batang Arau belum pernah ditata secara menyeluruh. Masih banyak jetty atau dermaga kapal yang belum tertib. Penataan ini mencakup penertiban jetty, penataan kapal, hingga pengerukan sedimen sungai,” jelas Tri.
Ia mengatakan pengerukan akan dilakukan dari kawasan Seberang Palinggam hingga ke bawah Jembatan Siti Nurbaya, dengan menggunakan dua unit alat berat milik BWS Sumatera V.
“Kami mohon dukungan masyarakat. Ini bukan penggusuran, tetapi penataan kawasan demi menjadikan Batang Arau sebagai pusat destinasi wisata yang mampu menggerakkan roda ekonomi warga,” ujarnya.
Dalam jangka panjang, Pemko Padang juga akan menyusun desain kawasan Batang Arau sebagai bahan perencanaan dan perizinan yang akan diajukan ke Kementerian PUPR.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) BWS Sumatera V, Syatriawan, menyebut pengerukan sedimen sepanjang 530 meter dari Jembatan Siti Nurbaya ke arah hulu sungai merupakan tindak lanjut kesepakatan dengan Pemko Padang.
“Pengerjaan ditargetkan selesai sebelum 3 Agustus, dengan dua alat berat yakni ekskavator amfibi dan ekskavator lohan,” ujar Syatriawan.
Ia menambahkan, pihaknya siap berkolaborasi agar revitalisasi Batang Arau berjalan sesuai rencana dan memberi dampak positif bagi masyarakat serta sektor pariwisata Kota Padang.
Peninjauan kawasan juga diikuti Kepala Dinas Perhubungan Ances Kurniawan, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, perwakilan Dinas Pariwisata, Kasat Pol PP Chandra Eka Putra, Kabid DLH, Camat Padang Barat Pagara, Plt Camat Padang Selatan Arliswandi, serta jajaran PT Pelindo dan KSOP Teluk Bayur. (mas)