Kawal Kasus Guru SMA di Solsel, DPRD Sumbar: Pecat Jika Terbukti

by Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, merespons serius dugaan kasus yang melibatkan seorang guru olahraga di salah satu SMA di Kabupaten Solok Selatan.

Ia meminta proses penanganan dilakukan secara tegas serta mengawal pemberian sanksi apabila terbukti terjadi pelanggaran.

“Kita meminta proses penanganan dilakukan secara tegas dan akan mengawal pemberhentian tidak hormat apabila terbukti melanggar aturan,” ujar Nanda di Padang, Rabu (29/7).

Menurutnya, begitu menerima informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat agar guru yang bersangkutan segera dinonaktifkan sementara selama proses pemeriksaan berlangsung.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan proses berjalan objektif serta menjaga rasa aman bagi peserta didik di lingkungan sekolah.

“Jika terbukti bersalah, saya akan mengawal kasus ini hingga pemberhentian tidak hormat sesuai aturan,” tegasnya.

Selain itu, Nanda menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke Komisi V DPRD Sumbar guna mendorong langkah konkret dalam memperkuat pengawasan di lingkungan pendidikan.

Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana sekolah yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

“Perlindungan terhadap siswa harus menjadi prioritas bersama,” katanya.

Saat ini, guru yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat juga telah menurunkan tim ke Solok Selatan untuk melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus tersebut.

Nanda menegaskan, proses pemeriksaan harus dilakukan secara profesional dan berlandaskan ketentuan yang berlaku.

Hingga kini, proses penanganan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut. (fai)

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!