Hadapi Era Digital dan AI, Wawako Elzadaswarman Minta Madrasah Perkuat Karakter Siswa

by Redaksi
A+A-
Reset

PAYAKUMBUH, KP — Sebanyak 90 Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Swasta (MAS) se-Sumatera Barat berkumpul di MAN 1 Kota Payakumbuh, Kamis (30/7). Mereka menggelar Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Provinsi Sumbar guna membahas langkah strategis pendidikan, mulai dari sosialisasi KMA Nomor 736 Tahun 2026 hingga persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman. Dalam arahannya, Elzadaswarman menekankan bahwa di tengah gempuran era digital dan kecerdasan buatan, tantangan terbesar lembaga pendidikan bukan sekadar mencetak siswa pintar, melainkan membentuk karakter dan akhlak yang kokoh.

“Ketika kita berbicara tentang pendidikan, sesungguhnya kita sedang membicarakan masa depan bangsa. Tugas kita bukan sekadar menjadikan mereka pintar, tetapi juga memastikan mereka memiliki karakter yang kuat. Anak-anak kita memperoleh informasi dengan sangat cepat. Inilah tantangan besar yang harus kita hadapi bersama,” tegas Elzadaswarman.

Ia mengingatkan, landasan Islam melalui perintah Iqra’ mengisyaratkan bahwa peradaban besar bermula dari budaya membaca dan menuntut ilmu. Berpijak pada falsafah ‘Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah’ (ABS-SBK), madrasah di Sumbar dituntut mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual peserta didik.

Pemko Payakumbuh mengapresiasi kepercayaan KKMA Sumbar yang memilih ‘Kota Batiah’ sebagai tuan rumah. Forum ini diharapkan mampu melahirkan rumusan program kerja tahunan 2026/2027 yang adaptif sekaligus menjawab tantangan zaman. (dst)

Apakah berita ini bermanfaat?
Ya0Tidak0

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!